blurb
1. bagaimanakah pandangan pembaca sebagai orang tua terhadap kondisi peradaban hari ini yang tidak pernah lepas dari berita tentang kekerasan?
2. Bagaimana pandangan pembaca sebagai pemuda terkait banyaknya kasus kekerasan yang dilakukan yang dilakukan oleh para pemuda lainnya?
3. sudahkah diri pembaca mulai da semakin peduli terhadap kondisi peradaban hari ini?
4. apakah pembaca ingin putra putrinya hidup di peradaban yang lebih "parah" dari hari ini?
5. aoakah pembaca ingin menjadi bagian dari orang orang yang ingin 'memperbaiki' peradaban? ataukah hanya menjadi penonton kerusakan peradaban?
6. apakah pembaca sudah menyiapkan strategi terbaik untuk melindungu keluarga dari dalam menghadapi peradaban di masa mendatang?
sosiologi pembangunan: konstruksi masyarakat adat merupakan kumpulan kajian akademis yang mendalam dari para akademisi sosiologi, yang membahas isu isu kompleks yang dihadapi masyarakat adat di Indonesia saat ini. Buku ini menyoroti ketimpangan yang dialami masyarakat adat; di satu sisi, elemen budaya mereka dihormati dan diakui negara; nammun disisi lain, sumbaer daya mereka seperti tanah adat dan tambang, terus menerus dieksploitasi oleh pihak luar. Dengan pendekatan sosiologis yang kritis dan multidimensional, buku ini tidak hanya menyajikan wawasan tentang realitas masyarakat adat, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu sosial untuk masa depan. Buku ini penting bagi akademisi, aktivis, dan pembuat kebijakan yang peduli pada isu isu masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta keadilan sosial.
buku ini mengupas pentingnya pendidikan berkelanjutan di masyarakat mengupas pentingnya pendidikan berkelanjutan dalam membentuk masyarakat yang sadar dan responsif terhadap tantangan masa depan. Ditulis untuk pendidik, aktivitis, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum, buku ini menyoroti berbagai startegi dan pendekatan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan berkelanjutan.
Buku ini menyajikan analisis mendalam tentang konsep pendidikan berkelanjutan, yang meliputi aspek lingkungan, sosila, dan ekonomi. Melalui berbagai studi kasus dan contoh praktis, penulis menunjukan bagaimana pendidikan berkelanjutan dapat diterapkan di berbagai konteks komunitas, baik diperkotaan maupun pedesaan. Buku ini juga menekankan peran pentingkolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam mempromosikan praktik pendidikan berkelanjutan.
Dengan bahasa yang mudah dipahami dan pendekatan aplikatif, buku ini memberikan panduan praktis untuk mengembangkan program program pendidikan yang berkelanjutan dimasyarakat menginspirasi pembaca untuk berperan aktif dalam membangun membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif, menjadikannya sebagai sumber daya penting bagi siapa saja yang peduli terhadap masa depan pendidikan dan masyarakat.
secara umum, pembangunan sosietal ditunjukan untuk peningkatan kualitas kehidupan sosial budaya yang ditandai oleh keseimbangan harmonis antar kondisi stuktural, kultarl dan proses secara sistemik holistik. Searah dengan hal tersebut, buku ini mengambil sudut pandang dari kekuatan individu sebagai mahluk yang dibekali akal dan pikiran untuk membangun kehidupan terbaik di dunia bagi entitas dan komunitas manusia itu sendiri. Manusia diciptakan untuk memiliki etos (kerja) serta mampu membangun kinerja terbaik bagi kehidupan dunia. Maka sudut pandang dari buku ini adalah bahwa seharusnya mahluk manusia, terus mencari dan mengeksplorasi bagaimana seharusnya mereka memandang diri dan kehidupannya, memandang ekosistem sosial
Buku ini diberi judul SERI INOVASI SOSIAL UNTUK PEMBELAJARAN MASYARAKAT: Skema Pembelajaran Untuk Membangun Keberfungsian Paripurna. Salah satu misi utama penulisan buku ini adalah untuk memberikan sumbangan kontribusi pemikiran bagi para orang tua (ayah-bunda) dan masyarakat luas pada umumnya dalam upaya membangun keberfungsian paripurna. Proses pendidikan seyogianya membangun pola pemikiran yang konstruktif dan solutif. Proses pendidikan memiliki amanah dan tanggung jawab untuk membangun generasi mental yang melayani bukan dilayani, mental mencari solusi, bukan sekedar menunggu uluran tangan dari pemerintah dan lain lain. Maka inovasi menjadi isu penting. Lebih khusus lagi inovasi sosial. Diantara sejumlah buku yang mengupas inovasi sosial, buku ini mencoba memberikan sedikit contoh nyata (walaupun jauh dari kata sempurna) tentang sebuah praktik inovasi yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, yang bertujuan untuk membangun keberfungsian paripurna.