Pada 11 Oktober  2015 Prodi Sosiologi Universitas Padjadjaran melaksanakan praktikum ke Kawawan Karst Citatah  Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakn bersama mahasiswa angkatan 2014 dan 2015. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa mengenal dan mampu mengidentifikasi kondisi masyarakat.

    Kegiatan yang dilaksanakan  diantaranya pemetaan potensi Desa dan tata guna lahan, melakukan transek desa, membuat bagan kecenderungan dan perubahan, penggalian sejarah desa, pembuatan diagram Venn kelembagaan desa dan kelompok perempuan, pembuatan kalender musim dan kalender musim, dan wawancara FGD dengan masyarakat.

    Berdasarkan kegiatan tersebut ditemukan bahwa terdapat permasalahan yang disebabkan oleh alih fungsi lahan di Kawasan karst Citatah –Kabupaten Bandung Barat. Daerah ini awalnya di peruntukkan sebagai kawasan konservasi. Daerah tersebut dilindungi karena merupakan daerah resapan air dan terdapat  tempat bersejarah yaitu goa pawon. Namun kawasan ini justru berkembang sebagai kawasan penambangan kapur dan batu gamping. Kegiatan ekploitasi tersebut mengganggu keseimbangan ekosistem di kawasan tersebut.

    Berkembangnya kawasan pertambangan tersebut mengakibatkan berbagai dampak negatif diantaranya kerusakan  alam dengan membuka tambang dengan bahan peledak, mengganggu daerah resapan air hingga hilangnya beberapa mata air di wilayah sekitarnya, musnahnya perbukitan yang terbentang dari Rajamandala hingga Padalarang, merusak ekosistem hingga mengancam keberadaan situs bersejarah yaitu Goa Pawon. kegiatan pertambangan ini turut memicu konflik sosial antara pihak penambang dan warga yang merasakan secara langsung dampak penambangan telah merusak wilayah tempat tinggalnya.

    Dalam upaya penyelamatan kawasan karst dari eksplotasi, terbentukalah suatu kelompok sosial dalam bentuk komunitas peduli lingkungan yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Karst Citatah (FP2KC). Komunitas ini terbentuk dari berbagai tokoh yang disatukan atas dasar rasa kepeduliaan akan kelangsungan ekosistem karst citatah. Kelompok tersebut berusaha mengembangakan potensi wilayang karst agar dapat dipergunakan sebagai tempat wisata alam dan sarana olahraga ekstrim (adventure).

    Keindahan kawasan karst yang membentang dari Rajamandala hingga Padalarang dapat dinikmati oleh para wisatawan. Selain itu wisatawan juga dapat melakukan berbagai macam kegiatan antara lain penyusuran gua, panjat tebing, lintas medan, jalan lari-lintas medan. Dalam Aspek Ilmu Pengetahuan, gua-gua kapur di kawasan ini dapat dijadikan suatu laboratorium alam bagi ilmuwan sejarah, geografi, biologi, geologi, karstologi, dll.