Industri kerajinan di Desa Cipacing merupakan salah satu industri yang cukup dikenal oleh masyarakat Jatinangor karena industri ini merupakan usaha yang dikembangkan oleh warga Desa Cipacing secara turun-temurun. Jenis kerajinan yang dibuat oleh para perajin di Desa Cipacing diantaranya, wayang, lukisan, mainan tradisional, alat musik tradisional, dan berbagai jenis produk kerajinan lainnya yang biasa ditemukan di berbagai galeri suvenir di banyak kota wisata, seperti Bali dan Yogyakarta. Produk kerajinan tersebut dibuat langsung oleh para perajin yang diproses mulai dari barang mentah yang berbahan dasar dari kayu, atau kulit hingga menjadi barang jadi dan siap untuk dijual kepada berbagai konsumen di berbagai daerah.
Perajin Desa Cipacing juga memiliki komunitas perajin yang pada dasarnya memiliki fungsi dan tujuan untuk membantu para anggotanya mengembangkan bisnis mereka secara mandiri. Namun, tidak semua perajin antusias untuk menjadi bagian dari komunitas tersebut. Meskipun begitu, anggota aktif komunitas perajin di Desa Cipacing masih terus berusaha mengembangkan identitas mereka untuk dapat menarik perhatian berbagai pihak yang dapat membantu mereka mengembangkan industri kerajinan tersebut.
Potensi yang dimiliki oleh perajin di Desa Cipacing tersebut kemudian menarik Departemen Sosiologi, Universitas Padjadjaran untuk bekerjasama dengan para perajin mengembangkan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh para perajin sebagai yang juga menjadi salah satu upaya pengembangan masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan temuan lapangan yang diperoleh dari kegiatan praktikum mahasiswa Departemen Sosiologi yang sudah memulai penelitian di lapangan sejak tahun 2014, bahwa tidak semua perajin di Desa Cipacing dapat menjual produk yang mereka buat dengan strategi pemasaran yang efisien karena kondisi kebijakan dan regulasi pasar yang menyulitkan para perajin untuk menjangkau pasar mereka sendiri. Berdasarkan penelitian awal tersebut, Departemen Sosiologi membantu mengembangkan pembuatan brosur dan situs penjualan online yang berkaitan dengan informasi produk kerajinan Desa Cipacing.
Hingga saat ini, program pengembangan masyarakat tersebut terus dilakukan dengan melibatkan tidak hanya mahasiswa Departemen Sosiologi, tetapi juga mahasiswa Universitas Padjadjaran dari berbagai jurusan yang memiliki ketertarikan dalam bidang pengembangan masyarakat, khususnya pengembangan industri kerajinan di Desa Cipacing.