Profil Prodi S2

SEJARAH

Program Studi Magister Sosiologi Program Pascasarjana FISIP Universitas Padjadjaran, pada saat didirikan adalah Program Studi Magister Ilmu Sosial. Secara operasional Prodi Ilmu Sosial mulai melangsungkan penyelenggaraan pendidikan S-2 pada tahun 1991. Ijin penyelenggaraan Prodi Ilmu Sosial secara resmi dikeluarkan oleh Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dengan SK Dirjen Dikti Nomor 649/DIKTI/KEP/1993 tanggal 24 Nopember 1993 dengan Bidang Kajian Utama (BKU) Sosiologi dan Antropologi. Surat ijin penyelenggaraan Program Studi Magister Ilmu Sosial diperbarui dengan surat Keputusan Dirjen Dikti No. 146/DIKTI/Kep/2007.

Pada tahun 2009, Program Studi Magister Ilmu Sosial diubah menjadi Program Studi Magister Sosiologi berdasarkan surat Dirjen DIKTI No. 1500/D/T/2009, setelah pengelolaannya dialihkan dari Program Pascasarjana Unpad ke Program Pascasarjana FISIP Unpad. Ijin operasional terakhir diperoleh melalui Surat Rektor Unpad No. 8255/D/T/K-N/2011 tanggal 5 Agustus 2011 atas nama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, dengan Surat Rektor  No. 11352/D/T/K-N/2012, tanggal 5 April 2012. Sebelum berubah menjadi Program Studi Magister Sosiologi, Program Studi Magister Ilmu Sosial pernah diakreditasi dan mendapat Nilai B sesuai dengan surat Keputusan  BAN-PT No. 014/BAN-PT/Ak-V/S2/X/2006. Saat ini Program Studi Magister Sosiologi telah mendapatkan Akreditasi “A” berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 177/SK/BAN-PT/Akred/M/VI/2014.

VISI

Pada Tahun 2025 menjadi lembaga pendidikan MagisterSosiologi yang diakuisecara internasional, unggul dan mampu merespon berbagai dinamika sosial, pembangunan dan lingkungan.”

MISI

  1. Mengembangkan dan melaksanakan kurikulum pendidikan tinggi magister sosiologi berbasis kompetensi yangmemiliki kepekaan dan antisipatif terhadap perkembangan kebutuhan di tingkat nasional maupun regional dan internasional.
  2. Mengembangkan penelitian yang menitikberatkan pada isu-isu perkembangan masyarakat dalam lingkup lokal, nasional,dan internasional.
  3. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat guna menopang pendidikan dan kemajuan sosiologi bagi komunitas akademik, pemerintah, industri, dan masyarakat umum.
  4. Menjalin hubungan kerjasama secara berkesinambungan dengan lembaga akademik maupun pemerintah baik lokal, nasional, maupun internasional dengan menerapkan prinsip kesetaraan dan kemitraan dalam bidang sosiologi.
  5. Melaksanakan tata kelola dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu (quality assurance) dengan menerapkan sistem manajemen pendidikan profesional bidang sosiologi yang berbasis transparansi dan akuntabilitas yang bertaraf lokal, nasional, maupun internasional.

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan yangmemiliki kepekaan dan antisipatif terhadap perkembangan kebutuhan di tingkat nasional maupun regional dan internasional. Terwujudnya kurikulum yang berbasis kompetensi, antisipatif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat dan teknologi global yang diakui secara nasional dan internasional.
  2. Terciptanya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang kondusif bagi mahasiswa dengan terus mengembangkan metode dan media yang efektif dan efisien dengan mengacu pada kurikulum pendidikan yang sudah diwujudkan.
  3. Menghasilkan penelitian-penelitian dari mahasiswa magistersosiologi yang menitikberatkan pada isu-isu perkembangan masyarakat dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional.
  4. Menghasilkan kegiatan-kegiatanpengabdian kepada masyarakat yang berguna untukmenopang pendidikan dan kemajuan sosiologi bagi komunitas akademik, pemerintah, industri, dan masyarakat umum
  5. Menghasilkan hubungan kerja sama secara berkesinambungan dengan lembaga akademik maupun pemerintah baik lokal, nasional maupun internasional dengan menerapkan prinsip kesetaraan dan kemitraan dalam bidang sosiologi.
  6. Terlaksananya tata kelola dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu dan sistem manajemen pendidikan profesional bidang sosiologi yang berbasis transparansi dan akuntabilitas, yang bertaraf lokal, nasional maupun internasional.

SASARAN

Sasaran dalam pencapaian Visi dan Misi :

  1. Tercapainya lulusan mahasiswa yang memiliki rata-rata penyelesaian studi magister sosiologi dalam 4 semester dengan pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan rata-rata 3,50 dan memiliki pemahaman komprehensif tentang keilmuan Sosiologi pada skala lokal, nasional dan internasional.
  2. Terwujudnya Program Studi yang memiliki manajemen penyelenggaraan perguruan tinggi yang sesuai dengan standar nasional KPT dan KKNI yang didukung kurikulum yang bermutu.
  3. Meningkatnya kualitas mahasiswa yang memiliki integritas, inovatif, peka terhadap fenomena sosial, berdaya saing tinggi, mandiri, berjiwa wirausaha, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dan menghormati kehidupan beragama.
  4. Meningkatkan jumlah publikasi dosen dalam jurnal nasional atau internasional dan sitasi karya ilmiah dosen.
  5. Meningkatnya kualitas publikasi dosen dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, serta membangun program riset yang berorientasi terhadap kebutuhan masyarakat dan pemerintah.
  6. Tercapainya integrasi antara pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam kurikulum pembelajaran yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan program studi, dan masyarakat.
  7. Menerbitan buku ajar dan buku referensi hasil karya dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Sosiologi FISIP Unpad minimal 2 judul dalam setahun.
  8. Mengikutsertakan kelompok mahasiswa dan dosen dalam seminar/konferensi nasional dan internasional.
  9. Meningkatnya pengetahuan publik tentang aktivitas akademik/karya ilmiah/prestasi Program Studi Magister Sosiologi FISIP Unpad baik di kalangan internal Universitas Padjadjaran maupun secara nasional dan internasional.
  10. Membangun dan meningkatkan kerjasama dengan komunitas masyarakat, asosiasi profesi, dunia usaha dan lembaga pemerintah minimal 1 (satu) kerjasama dalam 1 (satu) tahun.
  11. Sistem tata kelola dan pelayanan pendidikan yang efektif, efisien, dan akuntabel sesuai dengan SOP baik di lingkungan Fakultas maupun Universitas Padjadjaran.
  12. Terlaksananya sistem manajemen pendidikan yang menerapkan prinsip penjaminan mutu pendidikan tinggi, baik pada masukan, proses maupun keluaran berdasarkan aturan perundang-undangan, visi, misi dan nilai-nilai dasar Universitas Padjadjaran.

Strategi pencapaian sasaran :

Tahun 2015-2019

  1. Melaksanakan Standard Operating Procedure (SOP) untuk pelayanan akademik maupun administrative pada Program Magister Sosiologi FISIP Unpad.
  2. Mengembangkan pusat data secara akademik maupun administratif pada Program Magister Sosiologi FISIP Unpad.
  3. Mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan capaian pembelajaran KKNI.
  4. Merancang dan mengembangkan model perkuliahan terintegrasi dengan tugas, tesis, dan artikel nasional maupun
  5. Merancang dan mengembangkan model seminar terintegrasi dengan tesis dan jurnal nasional maupun internasional.
  6. Mendorong dan mewajibkan dosen mendiseminasikan karya ilmiah di tingkat nasional dan internasional.
  7. Menambah jumlah dosen bergelar guru besar.
  8. Mempersiapkan dosen dengan jabatan lektor untuk menjadi lektor kepala.
  9. Seluruh dosen bergelar minimal bergelar doktor.
  10. Mendorong dan mewajibkan dosen menjadi pembicara pada seminar nasional dan internasional.
  11. Meningkatkan penelitian dosen yang difasilitasi dari program hibah penelitian di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
  12. Memfasilitasi dosen mengikuti kegiatan pelatihan penulisan jurnal ilmiah yang bereputasi.
  13. Mempublikasikan artikel pada jurnal berskala nasional dan internasional.
  14. Menerbitkan buku melalui kerjasama dengan universitas di luar negeri.
  15. Melaksanakan pengabdian dan jejaring kepada masyarakat yang bersumber dari dalam (Universitas).
  16. Melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penulisan artikel baik nasional maupun internasional.
  17. Pemanfaatan fasilitas promosi dan komunikasi universitas, fakultas dan Program Magister Sosiologi untuk menyajikan semua kegiatan program studi yang penting dan menarik.

Tahun 2020-2025

  1. Mengembangkankerjasama dalam pendidikan sosiologi dengan universitas lain di dalam negeri.
  2. Melakukan komunikasi dan membangun kerjasama dalam pendidikan sosiologi dengan universitas lain di luar negeri (kerjasama pertukaran dosen dan mahasiswa).
  3. Melanjutkan strategi yang dilakukan pada periode 2015-2019.