Penerimaan Mahasiswa S2

SISTEM REKRUTMEN

Proses seleksi mahasiswa baru Program Studi (Magister) Sosiologi sebagai bagian dari Program Pascasarjana FISIP Unpad dilakukan melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) yang dilaksanakan secara terintegrasi oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMUP Unpad. Proses SMUP dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

  1. Penyebaran informasi pendaftaran secara daring, melalui laman unpad (smup.unpad.ac.id) serta leaflet.
  2. Penerimaan pendaftaran calon mahasiswa secara daring.
  3. Pengecekan administrasi bagi calon mahasiswa dilakukan oleh DCISTEM Unpad.
  4. Pengumuman hasil seleksi kelengkapan administrasi disertai dengan pemberian kartu ujian yang didalamnya meliputi jadwal tes, waktu, dan ruangan tes.
  5. Ujian saringan masuk S-2, dengan materi uji yang meliputi soal Tes Kemampuan Belajar Advance (TKB Advance) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) ditambah dengan wawancara. Mulai tahun 2013, ujian saringan masuk lebih diutamakan pada proses wawancara terkait dengan minat dan rencana penelitian yang akan dilakukan, setelah mahasiswa menyerahkan kelengkapan administratif tentang syarat-syarat minimal yang harus dipenuhi calon mahasiswa, antara lain adalah hasil TOEFL yang senilai/setara dengan minimal 450.
  6. Clearing House, yaitu penentuan kelulusan masing-masing program studi serta hasil akhir yang diterima.
  7. Pengumuman calon mahasiswa yang diterima secara online.

SYARAT PENERIMAAN

Kebijakan sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran mengacu pada beberapa pertimbangan antara lain mencakup mutu prestasi dan reputasi akademik serta bakat calon mahasiswa pada jenjang pendidikan sebelumnya serta kemampuan ekonomi. Secara khusus untuk Program Studi (Magister) Sosiologi Program Pascasarjana FISIP Unpad memberlakukan persyaratan sebagai berikut:

  1. Sarjana berbagai bidang ilmu (multi entry).
  2. Indeks Prestasi Kumulatif S1 minimal 2,75 pada skala 4.
  3. Lulus seleksi masuk, Tes Kemampuan Belajar Advance (TKB Advance) dengan skor minimal 450 dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris setara dengan Test of English as Foreign Language (TOEFL) dengan skor minimal 450 untuk penerima Beasiswa BPPS) ketika masuk. Mulai tahun 2013, TKB advance ditiadakan dan diganti dengan wawancara, sementara Tes Kemampuan Bahasa Inggris diganti dengan menunjukkan hasil TOEFL senilai 450 yang dilakukan oleh calon mahasiswa secara mandiri.

Selain persyaratan tersebut, calon mahasiswa juga diharuskan menyerahkan kelengkapan sebagai berikut:

  1. Fotokopi Ijazah dan Transkrip Akademik S-1 yang telah dilegalkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi asal. Bagi Ijazah luar negeri harus sudah memperoleh penyesuaian dari DIKTI.
  2. Dua Surat Referensi/Rekomendasi dari Guru Besar/Dosen Senior atau dari Pimpinan Instansi tempat bekerja.
  3. Surat Pernyataan pelamar dan dukungan dari pimpinan.
  4. Surat kesanggupan diatas materai untuk membayar biaya pendidikan dan biaya hidup selama pendidikan.
  5. Surat Keterangan sehat dari Dokter atau Rumah Sakit Pemerintah.
  6. Pas foto berwarna terbaru ukuran dua lembar ukuran 4 x 6 cm.
  7. Keputusan penerimaan didasarkan syarat-syarat yang ditentukan (kelengkapan administrasi dan seleksi akademik) dan hasil rapat Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.
  8. Bagi pelamar yang mengajukan beasiswa BPPS, diwajibkan melengkapi persyaratan dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Diberikan kepada dosen PTN/PTS (Dosen PNS diperbantukan, Dosen Tetap Yayasan yang telah mempunyai NIP Yayasan serta telah memenuhi angka kredit jabatan akademik dosen minimal Asisten Ahli 100).
  • Formulir lamaran BPPS bagi pelamar dosen PTS harus diketahui/ disetujui oleh kopertis setempat.
  • Pengumuman penerima BPPS, sesuai surat dari DIKTI.
  • Untuk pelamar dosen, diwajibkan untuk melampirkan SK Pengangkatan sebagai Dosen PTN/ PTS. Khusus untuk dosen PTS diketahui/disetujui oleh kopertis setempat.

Berikut pedoman penerimaan mahasiswa Magister dan Doktor di lingkungan Universitas Padjadjaran