Kurikulum Prodi S3

STRUKTUR KURIKULUM

Perkuliahan pada Program Doktor Ilmu Sosiologi FISIP Unpad dilaksanakan dalam kurun waktu 6 hingga maksimum 10 semester, terhitung sejak terhtiung terdaftar sebagai mahasiswa pada semester 1 pada program dengan latar bleakang bidang ilmu sejenis dan paling lama 11 pada program doktor yang tidak sebidang, mencakup kegiatan perkuliahan, Ujian Kualifikasi, penulisan Usulan Penelitian, kegiatan Penelitian Lapangan, Penelaahan Disertasi, Ujian Naskah Disertasi dan Ujian Disertasi atau Ujian promosi.

Seluruh mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosiologi harus mengambil mata kuliah tersebut. Sebelum memulai perkuliahan di semester I, berkaitan dengan latar belakang calon mahasiswa, mahasiswa yang memiliki latar belakang S2 bukan Sosiologi (tidak sebidang) diwajibkan mengambil mata kuliah ”Dasar-Dasar dan Konsep Utama Sosiologi” dan mata kuliah ”Isu-Isu Sosiologi” dengan beban SKS 0 (non-SKS) dalam kegiatan perkuliahan Matrikulasi. Perkuliahan ini wajib diambil untuk membekali mereka dengan pengetahuan/konsep dasar dan isu-isu sosiologi. Termasuk dalam isu-isu sosiologi yang harus difahami oleh mahasiswa antara lain adalah isu pembangunan, kemiskinan, dan lingkungan hidup. Untuk menambah pemahaman tentang Sosiologi, mahasiswa juga diberikan peluang dengan melakukan sit-in pada mata-mata kuliah yang diberikan di Program Magister Sosiologi FISIP Unpad dan Doktor ketika kegiatan perkuliahan telah berjalan. Keikut-sertaan mahasiswa (sit-in) pada mata-mata kuliah tertentu dilakukan dengan sepengetahuan dan saran dari Program Studi yang berkaitan dengan tema penelitian.

Selain kegiatan perkuliahan Matrikulasi, seperti halnya calon mahasiswa yang sebidang, sebelum memulai perkuliahan semester I, semua mahasiswa baru Program Doktor Ilmu Sosiologi diwajibkan mengikuti kegiatan kegiatan Pra-Pascasarjana dengan mengambil perkuliahan  tentang  Penulisan Karya Ilmiah dan Statistika Sosial. Ke dua perkuliahan ini memiliki beban SKS 0  (non-SKS).

ROADMAP KURIKULUM

Sebagaimana dikemukakan di atas, kegiatan perkuliahan pada Program Doktor Ilmu Sosiologi dimulai dengan Matrikulasi (bagi mahasiswa yang tidak sebidang) dan kegiatan Pra-Pascasarjana (bagi semua mahasiswa). Secara terstruktur roadmap kurikulum Program Doktor Ilmu Sosiologi disajikan dalam Bagan 2. Sebagaimana disajikan dalam bagan tersebut, perkuliahan dimulai dengan kewajiban mahasiswa untuk mengambil mata kuliah Filsafat Ilmu, Metode Penelitian Sosial dan Teori-Teori Sosiologi klasik dan Teori-Teori Sosiologi Kontemporer yang didukung dengan mengambil satu mata kuliah pilihan dari 15 mata kuliah yang ditawarkan. Berkaitan dengan mata-mata kuliah pilihan yang ditawarkan, mahasiswa diperbolehkan mengambil lebih dari satu dengan cara melakukan sit-in pada perkuliahan yang diminatinya.

Setelah mendapatkan pemahaman tentang filsafat ilmu, teori, dan metode penelitian sosial serta mata kuliah pilihan tertentu, mahasiswa wajib mengambil mata kuliah Metode-Metode dalam Kajian Sosiologi dan empat mata kuliah seminar, yaitu Seminar Isu-Isu Pembangunan, Seminar Kajian Pustaka Kritis Sosiologi, Seminar Metode Penelitian, dan Kapita Selekta Sosiologi. Ke-4 mata kuliah ini diharapkan akan memperkaya pemahaman mahasiswa tentang isu-isu sosial yang menjadi objek/subjek kajian sosiologi, teori dan konsep yang relevan dalam Sosiologi dan metode yang relevan untuk digunakan dalam mempelajari isu-isu sosial tertentu. Terkait dengan mata kuliah seminar ini, kecuali Seminar Kapita Selekta Sosiologi, secara optional, mahasiswa dapat mengajukan makalah yang terkait dengan rencana penelitian untuk Disertasi mereka.

Dengan demikian, secara terstruktur, kurikulum diharapkan mempercepat proses belajar dan penulisan disertasi mahasiswa.  Disamping itu, mahasiswa wajib publikasi jurnal baik nasional dan internasional yang terindeks. Hal ini dikarenakan untuk menghasilkan lulusan yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan Sosiologi secara mandiri setelah mahasiswa lulus dari perguruan tinggi.

Setelah menyelesaikan perkuliahan seminar, mahasiswa mengikuti ujian prakualifikasi dan setelah dinyatakan lulus, mahasiswa berhak menyusun Usulan Penelitian disertasi yang akan diujikan di depan komisi penguji. Setelah Usulan Penelitian dinyatakan layak, mahasiswa melakukan penelitian lapangan dan penulisan draft disertasi. Bila telah dianggap layak oleh Komisi Pembimbing, draft disertasi diajukan kepada Program Studi untuk ditelaah oleh Komisi Penguji (oponen ahli), kemudian dilanjutkan dengan Ujian Naskah Disertasi yang dilakukan secara tertutup. Tahap akhir yang akan dilalui oleh mahasiswa adalah mempresentasikan disertasi mereka dalam forum Ujian Disertasi yang dilakukan secara terbuka.