Kurikulum Prodi S2

STRUKTUR KURIKULUM

Kurikulum yang dijalankan di Program Studi Magister Sosiologi adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi. Penggunaan Kurikulum Berbasis Kompetensi ini mengacu kepada Peraturan Pemerintah No 17 Tahun 2010 tentang Kurikumlum Perguruan Tinggi Berbasis KBK.  Tahun 2016, Program Studi Magister Sosiologi telah menyusun kurikulum baru berdasarkan Permenristekdikti tahun 2014.  Tentang Kurikulum Perguruan Tinggi. Kurikulum tersebut baru mulai diberlakukan pada mahasiswa semester ganjil tahun 2017 (tahun ajaran 2017-2018).

Struktur kurikulum pada Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran adalah 46 SKS dengan rincian jumlah SKS untuk mata kuliah wajib 30 SKS, mata kuliah pilihan 9 SKS, seminar usulan penelitian 1 SKS, dan tesis 6 SKS. Secara umum, berdasarkan struktur kurikulum tersebut perkuliahan dapat ditempuh dalam waktu 4 semester atau 2 tahun dan selama-lamanya 8 semester atau 4 tahun.

Masa studi tersebut termasuk perkuliahan, penelitian, seminar usulan penelitian (SUP), penyusunan tesis, dan ujian sidang tesis sesuai dengan Kepmendiknas No. 232/U/2000. Seminar Usulan Penelitian Tesis sudah harus diseminarkan selambat-lambatnya pada semester ke 6. Mahasiswa akan dikenai sanksi pengunduran diri jika mahasiswa tidak dapat memenuhi kewajiban dalam jangka waktu yang telah ditentukan.


ROADMAP KURIKULUM

Perkuliahan dimulai dengan kewajiban mahasiswa untuk mengambil mata kuliah Filsafat Ilmu, Metode Penelitian Sosial dan Teori-Teori Sosiologi 1 yang didukung dengan mengambil duamata kuliah pilihan dari 16 mata kuliah yang ditawarkan. Berkaitan dengan mata-mata kuliah pilihan yang ditawarkan, mahasiswa diperbolehkan mengambil lebih dari satu dengan cara melakukan sit-in pada perkuliahan yang diminatinya.

Setelah mendapatkan pemahaman tentang filsafat ilmu, teori, dan metode penelitian sosial serta mata kuliah pilihan tertentu, mahasiswa wajib mengambil mata kuliah Metode-Metode dalam Kajian Sosiologi. Mata kuliahini diharapkan akan memperkaya pemahaman mahasiswa tentang isu-isu sosial yang menjadi objek/subjek kajian sosiologi, teori dan konsep yang relevan dalam Sosiologi dan metode yang relevan untuk digunakan dalam mempelajari isu-isu sosial tertentu, terutama yang sesuai dengan kajian tesis mahasiswa.